Berita dari AC MILAN
Ronaldo: Saya Belum Habis!
2007-02-02 21:09:00
AC Milan merupakan klub kedua Italia yang dibela Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Striker plontos yang dikenal dengan nama singkat Ronaldo itu sebelumnya menjadi pahlawan bagi tim musuh bebuyutan Rossoneri, Inter Milan selama lima periode (1997-2002).
Dengan bergabungnya Ronaldo ke dalam skuad Carlo Ancelotti itu berarti ia membuat rekor unik: pemain yang mampu tampil bersama dua tim besar di dua negara, Italia dan Spanyol. Sebelum bergabung dengan Nerazzurri, Pemain Terbaik Dunia tiga kali itu (1996, 1997, dan 2002) membela Barcelona.
Pun begitu, sebelum memperkuat Milan, top skorer Liga Belanda (bersama PSV Eindhoven) di musim 1994-95 itu bermain bersama rival Barca, Real Madrid. “Inilah tantangan baru bagi saya,” kata Ronaldo dalam konferensi persnya yang pertama, Jum’at, 2 Februari 2007 seperti yang dikutip Football Italia.
Sebelum memutuskan menerima pinangan Milan, penyerang yang akan mengenakan kostum bernomor punggung 99 itu mengaku telah menerima tawaran dari sejumlah klub lainnya. “Saya telah menerima tawaran yang menggiurkan dari Saudi Arabia, Major League Soccer (MLS)—Liga Sepakbola Utama di AS—, dan bahkan saya pun masih punya kesempatan untuk tetap bermain bersama Los Blancos,” terang Ronaldo.
Akan tetapi, “Kedatangan saya ke Milan merupakan tantangan dimana saya berharap dapat membuktikan kepada publik sepakbola dunia bahwa karir saya belum berakhir. Karena itu saya sangat termotivasi untuk bermain bersama Milan. Dan, saya pun menginginkan semua orang tahu pasti bahwa saya masih seorang pemain yang baik. Apalagi, mengenakan kostum Rossoneri adalah impian bagi setiap pesepakbola,” tegas Ronaldo.
Selain mencari tantangan baru, faktor lain yang membuat Ronaldo bersedia ditransfer dengan bandrol “hanya” 5 juta pound (sekitar Rp 89 miliar) itu adalah kurangnya kepercayaan yang didapatnya dari pelatih Madrid, Fabio Capello.
“Kami sebenarnya tidak punya masalah apa-apa. Tapi, sangat jelas ia tidak percaya dengan kemampuan saya. Lagipula, ia (Capello) tidak pernah menjelaskan alasannya. (Bersama Capello) adalah cerita buruk, pendek, dan menyedihkan,” kata Ronaldo yang hanya mendapat kesempatan bertanding dalam tujuh (7) partai La Liga di musim ini.
